GPIB SHALOM

Berawal dari sebuah gerakan kecil para 20 tentara kristen saat pendirian Pangkalan Udara Angkatan Laut Ir. H. Juanda (PUALDA). Blok Juanda itulah namanya ketika tentara kristen ini bergabung di-GPIB jemaat "EBEN HAEZER" Surabaya, perjalanan dalam persekutuan kristen ini terus berlanjut dan terjadi perubahan nama menjadi Sektor Juanda. Pada tahun 1982 GPIB Eben HAEZER melembagakan GPIB Bukit Sion dan Sektor Juanda menjadi bagian didalamnya. Perjalanan pelayanan terus berlanjut, Tuhan menambahkan jemaat hari demi hari dalam dalam Sektor Juanda. Pada tahun 1986 Sektor Pelayanan Juanda berubah nama menjadi Bagian Jemaar (Bajem) Juanda.

Pada 28 april 1991 atas usulan dari Bapak Pdt. Samuel Gabriel Bulak selaku KMJ GPIB Bukit Sion, mengusulkan perumahan nama Bajem Juanda menjadi Bajem Shalom. Dan pada periode sama dibentuk pula Panitia Pembangunan Rumah Ibadah SHALOM.  Memasuki periode tahun 1992-1996 jumlah warga jemaat di Bajem Shalom telah lebih berkembang menjadi 210 keluarga dan kebutuhan akan Pelembagaan Bajem Shalom menjadi jemaat mandiri menjadi sebuah prioritas. Dan pada akhirnya tanggal 25 April 1999 dengan berbagai pergumulan akhirnya jemaat Shalom dilembagakan menjadi jemaat ke-234 dan GPIB jemaat SHALOM menjadi jemaat mandiri.  >>

Tentang Jemaat GPIB

Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) adalah persekutuan orang percaya Kristen Protestan di Indonesia dimana Tuhan Yesus Kristus menjadi dasar dan kepalanya.

Gereja // Ekklêsia

Kata "Gereja" diambil dari bahasa Portugis: igreja, yang berasal dari bahasa Yunani: εκκλησία (ekklêsia) yang berarti dipanggil keluar (ek= keluar; klesia dari kata kaleo= memanggil).

Bertumbuh & Berbuahlah

Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri? (Matius 7:16)